Advanced
Search
Hipnoterapi Untuk Mengatasi Gangguan Hypersex

Hipnoterapi Untuk Mengatasi Gangguan Hypersex

  • March 4, 2021
  • 0 Likes
  • 281 Views
  • 0 Comments

Hipnoterapi untuk Mengatasi Gangguan Hypersex –  Pernahkah Anda mendengar tentang hipnoterapi? Hipnoterapi ini kerap digunakan sebagai upaya mengubah kebiasaan yang kurang baik atau untuk menyembuhkan trauma tertentu. Ini merupakan suatu alternatif penyembuhan yang mungkin berhasil.

Mengenal Hipnoterapi

Kegiatan yang satu ini kerap dikaitkan dengan istilah hipnotis. Kata ini bahkan dikaitkan dengan kriminal. Korban bisa saja tidak berhasil dihipnotis dalam keadaan tertentu. Lalu apakah terapi ini efektif mengobati kondisi tertentu seperti mengatasi gangguan hypersex? Berikut ulasannya!

Hipnoterapi merupakan suatu terapi dengan menggunakan hipnosis yang bisa membuat kesadaran seseorang berubah. Alam bawah sadar diberi rangsangan sehingga lebih mudah untuk diarahkan dan tak ada kekuatan bereaksi.

Kebiasaan jangka panjang seseorang bisa saja berubah dengan hipnosis ini. Sebagian ilmuwan tidak setuju dengan cara kerja hipnoterapi ini. Meskipun demikian, cara ini telah berhasil dilakukan pada beberapa orang.

Hypersex dan Penyebabnya

Ketidaknyamanan pada diri seseorang merupakan salah satu penyebab yang dapat memunculkan hypersex. Hal tersebut membuatnya merasa membutuhkan kedekatan dengan pasangan. Akibatnya keinginan berhubungan  intim akan semakin meningkat.

Bisa juga orang tersebut  menderita konsep diri yang rendah dan sehingga takut atau khawatir tidak bisa mendapatkan  perhatian yang cukup. Hal tersebut ingin ditutupi dengan berusaha menunjukkan kehebatan di atas ranjang.

Hiperseks atau kecanduan seks dideskripsikan sebagai perilaku seksual yang patologis. Gangguan ini ditandai dengan dorongan yang sangat kuat untuk melakukan hubungan seks. Ketika dorongan seksual ini muncul, mereka akan sangat sulit untuk mengendalikan hasratnya. Tak jarang orang yang mengidap hiperseks jadi sering terlibat kasus kriminal seperti perkosaan atau pelecehan seksual.

Penderita hypersex ini memiliki rasa tidak puas atau adanya masalah psikologis yang menimbulkan kegelisahan secara terus-menerus, mengakibatkan susah tidur, dan cenderung marah tanpa sebab. Kondisi seperti ini juga akan menyeret individu untuk terus mencari kepuasan dengan melakukan aktivitas seks.

Seperti yang dijelaskan pada situs psychcentral.com, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati hypersex, antara lain:

  1. Dukungan

Dukungan adalah salah satu faktor penting untuk mengobati hypersex. Seperti halnya pecandu obat atau alkohol, penderita hypersex juga sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan sahabat.

  1. Menghindari hubungan seksual

Hindari tempat dan suasana yang bisa membangkitkan dorongan seksual, jauhkan pikiran dari hal-hal yang memicu timbulnya hasrat melakukan hubungan seks.

  1. Konsultasi ke ahlinya

Ketika usaha untuk mengobati hypersex tidak terasa begitu efektif, maka saatnya untuk melakukan konsultasi ke ahlinya.

Apa saja faktor yang memengaruhi keberhasilan hipnoterapi?

Agar sebuah terapi dapat berjalan dengan maksimal, Anda perlu memerhatikan beberapa faktor berikut ini:

  1. Faktor endogen

Faktor endogen adalah faktor yang berasal dari dalam diri seseorang, misalnya mengenai sifat-sifat yang dia punya. Ketika akan melakukan hipnoterapi, pastikan Anda memiliki alasan yang kuat untuk berubah. Misalnya, Anda seseorang yang pemalu, sehingga tidak bisa berbicara di depan umum. Anda tahu bahwa perlahan hal tersebut akan menghambat potensi Anda yang lain. Oleh karena itu, alasan Anda berubah adalah ingin lebih berkembang. Anda harus mau menerima perubahan seperti, perlahan mulai menumbuhkan rasa percaya diri dengan memulai percakapan duluan. Jadi, kunci utama agar hipnoterapi berhasil adalah dorongan dari dalam diri.

  1. Faktor eksogen

Faktor eksogen adalah faktor yang berasal dari luar, atau lingkungan sekitar. Hipnoterapi mungkin bisa berhasil karena faktor lingkungan juga. Jika Anda seorang pemalu, namun pekerjaan Anda mengharuskan Anda untuk berinteraksi dengan banyak orang, maka kemungkinan perubahan tersebut cepat terjadi. Anda mungkin juga pernah mendengar seseorang memakai alasan, “Lingkungan yang memaksa saya untuk berubah.” Nah, faktor eksogen ini juga penting.

Bagaimana proses hipnoterapi?

Ada beberapa tahapan yang dapat dilakukan saat melakukan hipnoterapi, berikut ini tahapannya:

  1. Tahap pre-talk

Pada tahap ini, terapis melakukan tahap penggalian informasi. Terapis akan mencari tahu apa sebenarnya yang menyebabkan Anda memiliki kebiasaan buruk, depresi, atau trauma tersebut. Sebelum melakukan hipnoterapi Anda juga bisa melakukannya sendiri, sehingga ini akan memotivasi Anda untuk konsisten ingin berubah.

Hal yang terpenting saat melakukan penggalian informasi ini adalah kejujuran dari diri Anda. Mungkin pada tahap ini, Anda merasa malu atau tak nyaman untuk mengungkapkan apa yang terjadi di masa lalu. Tetapi kalau dalam diri Anda masih ada penolakan, hipnoterapi pun kecil kemungkinan untuk berhasil. Penggalian informasi harus dilakukan dengan tepat, sebab terapis perlu mendapatkan apa yang menjadi disease dan distress dari suatu permasalahan. Disease adalah suatu kondisi yang menyebabkan Anda trauma, sedangkan distress adalah kondisi yang terjadi setelah trauma.

  1. Analisis SWOT

Strengths, Weakness, Opportunities, Threats itulah kepanjangan dari SWOT. Sebelum sampai ke tahap hipnosis, Anda perlu mengenali diri Anda. Hal-hal seperti ini bisa Anda lakukan sendiri. Coba renungkan apa yang menjadi kelebihan dan kekurangan Anda, kedua faktor ini akan membuat Anda semakin yakin untuk berubah. Lalu kenali juga peluang yang mungkin bisa Anda dapatkan, dan tentunya hambatan dari dalam diri sendiri. Hambatan tersebut bisa berupa Anda mudah menyerah ketika gagal, atau tidak fokus pada tujuan.

  1. Tahap prainduksi

Pada tahap ini, sugesti akan mulai dirancang, dan disiapkan untuk memengaruhi alam bawah sadar Anda. Jika Anda ingin berhasil, Anda harus yakin. Ketika Anda ragu sedikit saja, maka risiko gagal pun akan semakin besar. Banyak orang yang bertanya-tanya tentang metode yang digunakan, atau merasa khawatir selama terapi, sehingga terapi pun tidak behasil.

  1. Tahap induksi

Pada tahap induksi ini, pasien akan dibawa dari gelombang alpha (otak berada dalam kondisi sadar) menuju ke gelombang theta (gelombang otak berada di frekuensi 3hz-8hz, kondisi setengah tertidur) . Pada kondisi ini pasien dibuat setengah mengantuk, rileks, namun tetap dalam keadaan sadar. Sugesti akan mudah dimasukkan pada kondisi ini. Tahapan induksi ini juga menjadi penentu, hipnoterapi berhasil atau tidak. Saat seseorang belum masuk ke keadaan theta, pikirannya masih tetap berpikir, sehingga sugesti pun sulit dimasukkan.

  1. Tahap hipnosis

Pada tahap ini seseorang sudah mulai dimasukkan sugesti. Kondisi tubuh Anda akan menjadi ringan, dalam keadaan setengah mengantuk, tapi tidak tidur sepenuhnya. Biasanya terapis akan memasukkan sugesti satu per satu saja, tidak terlalu banyak, agar sugesti tersebut dapat bekerja dengan baik. Yang perlu diperhatikan pada tahap ini adalah jangan sampai Anda tertidur, sebab sugesti jadi susah untuk dimasukkan.

  1. Tahap posthypnotic suggestion

Sugesti akan tetap diteruskan setelah hipnosis selesai. Tujuan dari tahap ini adalah agar perilaku pasien benar-benar terbentuk sesuai harapan. Contoh dari sugesti yang dimasukkan dapat berupa, “Mulai saat ini, ketika Anda bercermin, Anda akan merasa luar biasa mengagumkan.”

“Saat Anda melihat cat tembok kamar Anda, Anda akan merasa bersemangat dan bahagia.”

  1. Tahap termination

Pada tahap ini, proses dari hipnoterapi pun diakhiri. Anda akan kembali dibawa menuju alam sadar. Tentunya dengan tidak langsung dibangunkan begitu saja. Ada kata-kata yang akan membawa kembali Anda bangun.

Reservasi Sekarang

  • Share:

Leave Your Comment